Penanganan dan Pengobatan dari Timbulnya Ciri-ciri Anak Depresi

  • November 26, 2021
Ciri-ciri anak depresi salah satunya adalah menarik diri dari pergaulan

Depresi dapat terjadi pada siapa saja tidak memandang usia, termasuk anak-anak. Depresi yang terjadi pada masa kanak-kanak memiliki gejala yang berbeda dengan perasaan moody, yang sering diperlihatkan sebagai perasaan murung atau kesal. Saat perasaan dan perilaku seperti murung itu bertahan lebih dari dua minggu, hal itu bisa diartikan sebagai gangguan afektif seperti depresi. Orang tua perlu mengetahui ciri-ciri anak depresi, agar kondisi anak bisa diatasi dan ditangani dengan tepat dan cepat.

Anak-anak dan remaja yang mengalami depresi mungkin lebih sulit untuk terdiagnosis dan tidak diobati karena orang tua dan pengasuh tidak mengetahui atau kesulitan dalam mengenali tanda-tanda gangguan tersebut. Pada anak-anak, pada umumnya depresi dan kecemasan terjadi secara beriringan. Kecemasan sendiri merupakan suatu kondisi kesehatan yang dapat menimbulkan perasaan takut, khawatir, dan panik mengenai situasi sehari-hari. 

Kondisi depresi dapat mempengaruhi cara anak-anak saat berinteraksi dengan teman dan keluarga. Hal ini dapat mencegah anak-anak untuk menikmati masa sekolah, melakukan hobi, berolahraga, atau melakukan kegiatan yang normal dilakukan saat masa kanak-kanak lainnya.

Penyebab dan Tanda-tanda Depresi pada Anak

Ada beberapa hal yang bisa menimbulkan depresi pada anak-anak. Tidak ada penyebab tunggal terjadinya depresi. Ada beberapa anak yang memiliki gen tertentu yang membuat mereka menjadi lebih sensitif terhadap depresi. Tidak hanya itu, anak-anak yang mengalami depresi biasanya memiliki anggota keluarga lain yang juga memiliki riwayat depresi.

Beberapa anak mengalami beberapa hal yang membuat stres. Ada juga yang sedang menghadapi kehilangan, trauma, atau merasa kesulitan. Bahkan ada juga yang depresi karena memiliki kondisi kesehatan yang serius. Hal tersebut dapat menyebabkan anak-anak menjadi sedih dan bisa berujung depresi.

Oleh karena itu, dengan mengetahui ciri-ciri anak depresi, orang tua dan pengasuh bisa memberikan dukungan secara ekstra selama dan setelah masa-masa sulit anak dan membantu melindungi anak-anak dari depresi atau mengurangi efeknya. 

Berikut beberapa ciri-ciri anak depresi yang perlu Anda waspadai.

  • Merasa sedih yang tidak kunjung hilang
  • Mudah menjadi tersinggung atau mudah marah sepanjang waktu
  • Tidak lagi tertarik pada hal-hal yang dulu anak-anak sukai
  • Sering merasa lelah sepanjang waktu
  • Anak-anak kesulitan tidur nyenyak seperti biasanya, atau tetap merasa lelah meski sudah tidur cukup
  • Kesulitan untuk berkonsentrasi
  • Mengurangi interaksi dengan teman-teman dan keluarga
  • Sering ragu 
  • Menjadi kurang percaya diri
  • Makan makanan lebih sedikit dari biasanya, atau justru makan dengan berlebihan
  • Mengalami perubahan berat badan yang drastis
  • Terlihat tidak bisa rileks atau lebih lesu daripada biasanya
  • Sering merasa bersalah atau tidak berharga
  • Merasa hampa atau tidak dapat merasakan emosi apapun (mati rasa)
  • Memiliki gagasan tentang bunuh diri
  • Melakukan hal-hal yang menyakiti diri sendiri seperti memotong kulit

Tidak hanya itu, beberapa anak-anak dengan kecemasan juga mengalami depresi. Beberapa anak juga memiliki gejala fisik seperti sakit kepala dan sakit perut.

Pada umumnya, anak-anak mengalami depresi karena terjadi masalah di sekolah. Anak-anak yang lebih tua yang mengalami depresi dapat berisiko menyalahgunakan obat-obatan atau alkohol.

Cara Menangani Kondisi Depresi pada Anak

Saat anak Anda mengalami depresi, Anda bisa melakukan beberapa hal sebagai berikut.

Membicarakan dengan Anak Mengenai Kondisinya

Anak-anak mungkin tidak mengetahui alasan mengapa mereka sedih dan mengapa segala sesuatu tampak sulit. Biarkan mereka tahu bahwa Anda melihat bahwa mereka sedang mengalami masa sulit dan Anda membantunya. Dengarkan dan tawarkan dukungan Anda.

Atur Kunjungan dengan Dokter Anak

Konsultasikan kepada dokter anak mengenai kondisi mental anak Anda selama beberapa minggu. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan memeriksa kondisi depresi. Dokter anak selanjutnya akan merujuk anak Anda ke terapis anak.

Atur Kunjungan dengan Terapis Anak

Terapis anak akan berbicara dengan Anda dan anak Anda. Mereka akan memeriksa secara mendalam untuk mengetahui kondisi depresi anak dan mengajukan beberapa pertanyaan. Terapis kemudian akan menjelaskan bagaimana melakukan terapi yang dapat membantu mengatasi timbulnya ciri-ciri anak depresi.

Dzakwan

E-mail : admin@evilinsides.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*